Skip to content
SELAMAT DATANG DI WEB PROGRAM STUDI HUKUM EKONOMI SYARI'AH INSTITUT AGAMA ISLAM PEMALANG (INSIP) | PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2024/2025 | INSTITUT AGAMA ISLAM PEMALANG TELAH MEMILIKI 3 FAKULTAS DAN 7 PROGRAM STUDI | TERSEDIA JUGA 3 JENIS KELAS (REGULAR, KARYAWAN, DAN HYBRID) | https://insipemalang.ac.id
VISI PROGRAM STUDI

Terwujudnya Program Studi Manajemen Pendidikan Islam yang unggul dan kompetitif dalam menghasilkan pemimpin berkarakter profetik serta berstandar mutu global

MISI PROGRAM STUDI

1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran Manajemen Pendidikan Islam yang unggul

2. Menyelenggarakan penelitian di bidang Manajemen Pendidikan Islam yang relevan dan inovatif

3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil penelitian dan keilmuan Manajemen Pendidikan Islam

4. Mengembangkan tata kelola Program Studi yang profesional

5. Membangun jejaring kerja sama yang produktif

6. Mengembangkan budaya akademik dan lingkungan pendidikan yang mendukung terbentuknya lulusan yang profetik

TUJUAN PROGRAM STUDI

1. Menghasilkan lulusan unggul dan profetik

2. Menghasilkan penelitian dan publikasi ilmiah di bidang Manajemen Pendidikan Islam yang berkualitas dan inovatif,

3. Meningkatkan kontribusi Program Studi dalam menyelesaikan permasalahan pengelolaan dan mutu lembaga pendidikan

4. Mewujudkan tata kelola Program Studi yang efektif, efisien, akuntabel, transparan

5. Meningkatkan rekognisi dan daya saing Program Studi melalui penguatan kerja sama nasional dan internasional.

6. Meningkatkan kualitas lulusan agar memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global

STRATEGI PROGRAM STUDI

 

 1. Penguatan kurikulum berbasis OBE; integrasi nilai-nilai profetik dalam pembelajaran yang berbasis teknologi

2. Penyusunan roadmap penelitian kolaboratif dosen-mahasiswa;

3. Pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat; pendampingan manajemen sekolah/madrasah/pesantren;

4. Penerapan SPMI; evaluasi dan audit mutu secara berkala; digitalisasi administrasi akademik;

5. Memperluas kerja sama dengan sekolah, madrasah, pesantren, perguruan tinggi, pemerintah, organisasi profesi, dan mitra internasional;

6. Tracer study dan survei pengguna lulusan; penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja